Ini Dia Pengertian dan Cara Mengatasi Overthinking yang Lagi Booming

Pengertian dan cara mengatasi overthinking – Haloo sobat zona mikir!!!, gimana kabar kamu nih? Gimana nih pencapaian kamu selama setengah tahun ini? Gimana hubungan kamu sama keluarga, teman dan orang sekitar kamu sobat?  Gimana keseharian kamu, makan kamu, dan istirahat kamu semua aman-aman aja kan?, wah banyak nanya banget yaa, tapi semoga semuanya aman-aman aja ya sobat.

Baca Juga : Fokus Pada Proses Bukan Hasil

Berbicara mengenai waktu istirahat, kira-kira sobat masuk ke golongan orang yang waktu dan jam tidurnya teratur atau sebaliknya? Atau mungkin jam tidur sobat terganggu karena harus ngerjain tugas sekolah atau kuliah misalnya? Atau mungkin sobat juga jadi bagian dari golongan orang yang jam tidur malamnya terganggu karena overthinking?

Kalau berkaitan sama tugas semoga segera tertuntaskan dan hasilnya memuaskan yaa, supaya sobat bisa punya waktu istirahat yang cukup untuk menjalani kehidupan yang penuh drama ini hhe.

Nah, tenang saja untuk sobat yang setiap malam auto overthinking padahal posisi sudah pw banget untuk memejamkan mata, kali ini zona mikir akan membahas tuntas tentang overthinking yang faktanya banyak orang yang menjadikan overthinking ini kebiasaan yang makin lama berdampak tidak baik untuk dirinya sendiri bahkan untuk orang lain.

Okayy, langsung aja kita bahaa mengenai pengertian dan cara mengatasi overthinking, semoga bisa sobat zona mikir pahami dan praktekkan yaa.

Pengertian Overthinking

Pengertian dan Cara mengatasi overthinking
Pengertian dan Cara mengatasi overthinking

Dilihat dari susunan katanya overthinking merupakan pergabungan 2 kata bahasa inggris yakni ‘over‘ yang memilki arti berlebih dan ‘thinking‘ yang artinya berfikir, jadi pengertian overthinking dari segi bahasa adalah berfikir berlebihan.

Sedangkan untuk makna yang tersebar dan dirasakan oleh banyak orang overthinking memiliki arti terus memikirkan sesuatu secara berlebihan dengan ataupun tidak disengaja.

Seseorang yang lagi overthinking tanpa mereka sadari, ternyata semua pemikiran-pemikiran yang datang silih berganti atau bahkan terus bertambah tanpa jeda merupakan sinyal dari orak lho sobat.

Sinyal apa? Tentunya bukan sinyal 4G apalagi sinyal jodoh heheh tapi, sinyal yang menandakan bahwa ada sesuatu yang belum tuntas. Entah itu masalah di masa lalu ataupun sesuatu yang belum terjadi. Orang yang overthinking biasanya memikirkan diantara 2 hal, yakni masa lalu dan masa depan.

Baca Juga : Apakah Self Healing Itu Penting? Ini Dia Self Healing Yang Lagi Booming!

1. Overthinking-in Masa Lalu

Pengertian dan Cara mengatasi overthinking

Orang yang overthinking-nya berisi gambaran-gambaran di masa lalu, artinya mereka punya masalah di masa lalu yang belum bisa diterima dengan suka rela atau istilah kekiniannya belum move on, karenanya otak mengirim pesan bahwa ada masa lalu yang belum tuntas.

Contoh overthinking-in masa lalu itu misalnya, seseorang yang berandai-andai tentang kejadian di masa lalu yang ia sesali, ‘coba aja dulu g ngelakuin x pasti gak akan y’, intinya hal-hal yang berbentuk penyesalan yang jikalau ada kekuatan untuk kembali ke masa lalu, maka dia ingin sekali mengubah pengalaman tersebut, dengan demikian rasa menerima masa lalu sepenuhnya belum bisa dilakukan dan move on itu hal yang sulit untuk diterapkan.

2. Overthinking-in Masa Depan

Pengertian dan Cara mengatasi overthinking

Nah, kalau overthinking yang satu  ini terjadi karena ada rasa cemas mengenai sesuatu yang belum terjadi, pesan dari otaknya kira-kira begitu. Otak tidak semata-mata memberikan sinyal seperti itu jika tidak dipicu dong.

Kecemasan terhadap masa depan bisa jadi terjadi karena kecemasan di masa sekarang yang jika dipikirkan dengan serius akan berdampak pada masa depan, padahal kita saja tidak tahu apa yang akan terjadi esok hari, namun pemikiran negatif yang tidak hentinya datang entah diundang ataupun tidak yang membuat seseorang jadi overthinking.

Nah, itu dia tentang 2 jenis overthinking jika dikelompokan berdasarkan bentuk pemikirannya.

Sekarang zona mikir bakal menyampaikan penyebab-penyebab lebih jelasnya mengenai alasan seseorang bisa overthinking, okey check this out.

Penyebab overthinking itu banyak macamnya sih, karena tergantung setiap individu, karena permasalahan tiap orang kan beda-beda, tapi mari kita bahas beberapa masalah yang umumnya jadi penyebab overthinking.

Baca Juga : Love Your Self !!! Pentingnya Self Love Mencintai Diri Sendiri untuk Kamu !

Penyebab Overthinking Kamu

1. Perkataan Orang Lain

Pengertian dan Cara mengatasi overthinking

Ini tuh bisa dijelasinnya gini, kita itu akan berasumsi mengenai diri kita sendiri sebagai bentuk respon kita terhadap sesuatu yang ada disekeliling kita, entah itu lingkungan atau dari cara orang memperlakukan kita. Sebenanya kita tidak harus selalu memikirkan apa kata orang lain sih, memang ada saatnya juga kita memikirkan kata-kata orang lain sebagai motivasi untuk  kita berubah menjadi lebih baik lagi. Tapi ingat tidak semua perkataan orang yaa,  karena setiap perkataan orang itu ada yang positif dan ada juga yang negatif, dan yang negatif itulah yang tidak  seharusnya kita jadikan beban pikiran.

Komentar atau perkataan positif adalah perkataan yang tujuannya membuat  kita bertumbuh menjadi lebih baik,  bentuknya bisa berupa kritikan ataupun apresiasi. Sedangkan negatifnya adalah perkataan yang bertujuan membuat rasa pesimis dalam diri kita atau mendorong kita untuk mundur dari sesuatu yang tengah kita perjuangkan

Oh ya sobat,  kalau dapet komentar yang negatif ingat saja tips dari kak Sherly yaitu, “senyumin, jangan pikirin, tutup, dan move on.

2. Terlalu Menjaga Perasaan Orang Lain

Pengertian dan Cara mengatasi overthinking

Selanjutnya, overthinking juga merupakan hasil dari sulitnya seseorang untuk mengambil sebuah keputusan,  salah satu penyebab terhambatnya pengambilan keputusan terhadap sesuatu adalah orang yang memiliki sifat gak enakan sama orang (based on other perspective), ini melibatkan kita untuk berfikir dengan emosi kita supaya respons orang ke kita itu selalu baik.

Padahal itu pemikiran yang kurang tepat ya,  karena kita tidak akan bisa memberikan kebahagiaan kepada semua orang dengan keputusan kita, karena yakin deh, setiap kita mengambil sebuah keputusan pasti akan selalu ada yang pro dan kontra.

Baca Juga : Sudah Tahu Jika Mindset adalah Faktor Terbesar Orang-Orang Sukses? Pelajari Selengkapnya!

3. Lingkungan  yang Mencemaskan

Pengertian dan Cara mengatasi overthinking

Kita semua memiliki lingkungan hidup yang berbeda, dengan situasi dan kondisi yang berbeda, kita dibesarkan dengan kasih sayang orang tua yang juga berbeda. Biasanya orang yang mengalami overthinking itu karena dia merasa kurang mendapatkan kasih sayang bukan kasih sayang pacar aja ya sobat apalagi mantan hihi, tapi kasing sayang dari orang sekitarnya yang membuat dia overthinking dan gak tenang sama hidupnya sendiri, atau misalnya dia hidup di keluarga yang menuntut banget agar anaknya perfect, nah itu pasti kepikiran banget, akan muncul pemikiran ‘gimana klo nantinya perjuangan dan kerja kerasnya tidak memuaskan? ‘ dan lain sebagainya.

4. Keputusan dan Kesalahan di Masa Lalu

Pengertian dan Cara mengatasi overthinking

Terakhir dari zona mikir adalah keputusan dan kesalahan di masa lalu yang membuat kita menyesal dan gak mau mengulangnya kembali di masa depan seperti yang sudah dijelaskan diawal tadi.

Tanpa sadar kebanyakan orang yang overthinking memiliki masalah yang belum terselesaikan, karenanya jika saat ini orang tersebut ditanya alasan kesehariannya kurang baik atau kelihatannya banyak masalah, pasti bakal bingung mau jawab apa deh, yaa karena ada banyak masalah yang kepikiran waktu overthinking sampai bingung yang mana masalahnya dan alhasil tidak mengingat satu pun. Tiba-tiba dateng aja gitu sobat hhe.

Sebenernya overthinking itu merupakan tanda bahwa kita sedang ada di fase growing phase atau fase bertumbuh, kita sudah mulai dewasa, karenanya pemikiran kita meluas dan cara berpikirnya dilakukan dengan kerja keras, karena ada keinginan menciptakan masa depan yang berisi kebahagiaan dan kesuksesan. Kalau kata kak Sherly tuh gini,

“Hanya mereka yang mulai belajar dewasa, yang berfikir bukan hanya tentang dirinya tapi juga orang lain, dan n hanya mereka yang benar-benar dewasa, yang pada akhirnya mau menerima dan fokus pada penyelesaian dan apa yang bisa dilakukan”.

Setelah mengetahui beberapa penyebabnya, sekarang pasti banyak diantara kalian yg pengen tahu, gimana caranya menyelesaikan atau mengurangi kebiasaan overthinking ini. Yuk langsung ditilik ajaa

Baca Juga : Tahu MBTI ? Tes MBTI : Tes Kepribadian Dengan Pertanyaan Simpel !!!

Cara Mengatasi Overthinking

1. Mencurahkan Overthinking Pada Suatu Media (Release The Bad Energy)

Cara pertama yang harus banget sobat lakukan adalah mencurahkan masalah ataupun pemikiran yang membuat sobat always overthinking. Nah, setiap orang punya caranya sendiri untuk memindahkan pikiran serta masalahnya ke suatu media.

Media ini bisa berupa makhluk hidup dan tidak hidup lho sobat, wahh apa aja tuh?
Media yang paling mudah untuk mencurahkan energi negatif dari overthinking adalah menuliskannya.

Semua hal yang menjadi penyebab sobat overthinking coba deh tulis, saat sobat sedang overthinking coba tulis sobat lagi memikirkan apa sih, tentang masa lalu ataupun tentang masa depan sobat . Supaya dilain waktu sobat dapat mengetahui bahwa masalah sobat disitu dan supaya sobat dapat mencari cara untuk menyelesaikannya.

2. Fokus Pada Masalah yang Bisa Dikontrol oleh Kita.

Pengertian dan Cara mengatasi overthinking

Setelah sobat menulis semua masalah yang terbesit saat sobat overthinking, cara selanjutnya adalah fokus pada masalah yang bisa sobat kontrol. Maksudnya, masalah yang masih bisa dicari solusinya, misalnya nih hal-hal yang sedang terjadi atau belum terjadi.

Karena, kalau sobat teralihkan fokusnya pada hal-hal yang sudah terjadi di masa lalu, yakin deh sobat bakal merasa cape banget, karena memang sesuatu yang sudah terjadi di masa lalu berada dibawah kontrol kita, kita tidak bisa kembali ke masa lalu dan merubah masa lalu.

Karenanya, jika ingin fokus pada hal-hal dimasa lalu, fokuslah pada proses move on-nya, coba untuk mengikhlaskan yang sudah terjadi supaya kedepannya fokus kita terarahkan untuk menciptakan masa depan yang kita inginkan, biarkan masa lalu menjadi hikmah untuk kedepannya.

3. Cari Satu Persatu Solusi dari Setiap Masalah

Pengertian dan Cara mengatasi overthinking

Setelah mengsortir masalah-masalah yang masih bisa dikontrol, tahap selanjutnya adalah mencari cara menyelesaikan masalah tersebut. Untuk hal ini tidak bisa dijelaskan nih apa saja caranya, karena tentu setiap masalah memiliki cara yang berbeda untuk setiap orang menyelesaikannya.

Orang yang paling tahu solusinya adalah diri sobat sendiri, atau bisa juga bentuk saran dari orang-orang terdekat sobat. Semoga saja sobat mempunyai cara yang positif untuk mengatasi setiap masalah sobat, karena tidak mungkin sesuatu yang ditimpakan kepada kita lebih dari kemampuan kita.

4. Jalani dan Nikmati ProsesnyaPengertian dan Cara mengatasi overthinking

Akhirnya sampai juga pada cara yang terakhir, yap yakni jalani dan nikmati prosesnya, pasti di awal akan terasa berat dan sulit tapi, yakin deh pasti nantinya akan memberikan hasil yang sepadan dengan yang sobat lalui.

Karena masa, rasa, dan tantangan setiap masalah berbeda, jikalau dilalui dengan pertentangan tentunya akan sulit untuk dituntaskan. Karenanya enjoy, nikmati aja prosesnya yakinkan dalam hati sobat bahwa semuanya akan terselesaikan, semuanya akan menjadi akhir yang membahagiakan. Kalau tidak kuat, kuatkan lagi jangan berhenti, karena hasilnya pun untuk sobat sendiri, karena yang akan istirahat dengan tenang nantinya sobat sendiri.

Okayy, itu dia pengertian dan cara mengatasi overthinking, semoga bisa membantu sobat untuk mengatasi overthinking setiap malamnya yaa, share ke teman dan keluarga sobat yang membutuhkan juga tulisan ini. Semangatt sobatt move on dari masa lalu dan menciptakan kebahagiaan di masa depan.

Baca Juga : Wajib Dikuasai, Ini Dia 6 Hard Skill yang Dibutuhkan Dalam Dunia Kerja !!.

Follow instagram kami : @zonamikir._

Recommended For You

About the Author: Shelli Afriyanti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.