Sudah Tahu kalau Softskill adalah 80% Faktor Penting Kesuksesanmu?

softskill adalah

zonamikir-Saat kamu terjun di dunia kerja, pastinya telingamu akan sering mendengar mengenai soft skill dan hard skill. Hardskill dan Softskill adalah dua hal yang berbeda. Kedua hal tersebut menjadi pokok atau poin dasar yang tidak hanya harus diketahui, tetapi harus pula dipunyai oleh kamu sebagai pencari kerja. Namun, seiring berjalannya waktu ketika diterima dalam sebuah lingkungan kerja, kamu juga mesti mengembangkan keduanya, terutama soal soft skill.

Bahkan persoalan soft skill adalah sesuatu yang menjadi pertimbangan besar dalam tes kerja. Hal ini didasarkan pada pandangan bahwa hard skill saja tidak berarti apa-apa tanpa dukungan dari soft skill. Untuk mengetahui seberapa penting soft skill, mari kita bahas bersama-sama.

Soft Skill adalah Soal Pengendalian Emosional

softskill adalah

Secara umum, soft skill adalah kemampuan seseorang dalam berinteraksi dengan orang lain (interpersonal skill), pengaturan diri sendiri (intrapersonal skill), dan kecakapan dalam hidup/ketahanan menjalani hidup (performance). Skill yang satu ini berkaitan erat dengan keterampilan emosional, berkomunikasi negosiasi, problem solving serta keterampilan spiritual, moral dan etika.

Dalam keseimbangan keterampilan, soft skill tidak lain sebagai pelengkap dari hard skill yang dimiliki seseorang. Keterampilan yang satu ini biasanya terbentuk dalam diri seseorang saat proses perkembangan Emotional Intelligence Quotient (EQ) yang berjalan secara sosiologis.

Meskipun dikatakan sebagai pelengkap, peran soft skill nyatanya tidak sepele. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Institut Teknologi Carnegie, dari 10.000 orang hanya 15 persen saja yang sukses karena hard skill dan selebihnya justru dominan dipengaruhi oleh soft skill atau kepribadian.

Perbedaan Soft Skill dan Hard Skill

softskill adalah

Identifikasi terhadap soft skill kadang rancu dengan hard skill. Padahal soft skill dan hard skill adalah nyata berbeda. Setelah mengenal pengertian dari soft skill, demi lebih memperdalam pengetahuan mengenai keduanya, berikut perbedaan yang jelas antara keduanya:

Hard skill pada dasarnya adalah kemampuan spesifik yang disesuaikan dengan kebutuhan deskripsi pekerjaan kamu.

Adapun hard skill bisa diperoleh melalui edukasi seperti sekolah formal, perkuliahan, serta program seperti magang, workshop, kelas singkat, hingga training perusahaan.

Kalau soft skill adalah mindset, atribut personal, kepribadian, serta kemampuan berkomunikasi.

Sesuai definisinya, hard skill diperlukan untuk spesifikasi pekerjaan tertentu. Contohnya, desain web, menulis, akuntansi, menulis, dan menerjemahkan bahasa asing dan masih banyak lagi. Kemampuan penting dalam dunia kerja saat ini adalah kefasihan beberapa bahasa asing dan mengoperasikan komputer. Hard skill ini nantinya bisa dicantumkan di Curriculum Vitae (CV) serta surat lamaran dan akan dilihat sebagai pertimbangan memenuhi pekerjaan tersebut, sedangkan soft skill adalah nampak saat pelamar diwawancarai oleh penyedia lowongan.

Baca Juga: Pengembangan Diri : Pengertian, Langkah-Langkah, dan Rekomendasi Bukunya

Beberapa Soft Skill Yang Perlu Dimiliki

softskill adalah
Sumber: pixabay

Dalam persaingan mencari kerja, tentunya kamu tidak ingin sampai kalah oleh pelamar lain kan? Untuk itu kamu perlu sekali tahu soft skill yang harus dimiliki oleh setiap orang. Berikut ini 3 soft skill yang perlu kami miliki dan siapkan agar kamu bisa unggul di lingkungan kerja.

Skill Public Speaking

softskill adalah

Urutan pertama yang harus kamu kuasai dalam softskill adalah Public Speaking. Public Speaking menjadi salah satu soft skill yang penting, tetapi dianggap cukup sulit untuk dikuasai bagi sebagian orang. Banyak orang yang kurang percaya diri dengan kemampuannya berbicara di depan umum, sehingga memilih untuk menghindari aktivitas ini.

Jika ingin sukses, kamu mesti mau mengembangkan skill yang satu ini sekarang. Meskipun nampak menakutkan di awalnya, public speaking bisa dikuasai dengan cara melakukannya sesering mungkin hingga menjadi terbiasa.

Baca Juga:  Fix Mindset, Penyebab Orang Gagal dalam Ber-public Speaking

Kepemimpinan

softskill adalah

Urutan kedua dalam softskill adalah kepemimpinan. Kebanyakan orang tidak suka menjadi seorang pemimpin. Akan tetapi dalam karir profesional, soft skill yang satu ini wajib sekali dimiliki oleh kamu.

Bukankah kamu tidak ingin selamanya menjadi pekerja di posisi yang sama dengan jabatan yang itu-itu saja kan?

Kenaikan pangkat adalah hal yang mungkin akan kamu hadapi. Oleh karena itulah, mengolah diri menjadi seorang pemimpin dan menghadapi tantangan tersebut akan menjadikan kamu seorang yang lebih baik lagi. Toh, setiap orang memang harus memiliki jiwa kepemimpinan dalam dirinya.

Dalam kepemimpinan, kamu berarti harus menjadi contoh bagi setiap orang dalam hal-hal seperti kedisiplinan, wibawa, sopan santun, dan sebagainya. Mulailah berlatih kepemimpinan dari lingkup terkecil yaitu di rumah atau lingkup pertemanan.

Baca Juga: Tips Ampuh seorang Pemimpin meningkatkan Produktifitas

Kejujuran

softskill adalah

Urutan ketiga dalam softskill adalah kejujuran. Sekarang ini banyak hard skill mampu dipelajari secara otodidak. Teknologi sangat permisif terhadap kemungkinan ini.

Seseorang bisa mempelajari banyak bahasa hanya dengan menonton Youtube atau lagu-lagu berbahasa asing. Namun, ada soft skill yang sangat penting dan sering dilupakan orang padahal skill ini begitu menunjang semua pekerjaan, yaitu kejujuran.

Untuk apa orang belajar ini dan itu jika tidak memiliki kejujuran dalam dirinya? Artinya, sebaik apapun hard skill, kamu masih harus menanamkan ke diri sendiri bahkan kejujuran dalam pekerjaan adalah hal yang mutlak.

Belakangan ini banyak tren konten yang mengangkat tema kejujuran dalam bekerja sebagai isu utamanya. Ini berarti ada yang urgen dalam persoalan kejujuran.

Baca Juga: Ide dan Cara Bisnis Online Hanya Modal Jujur Doang! 

softskill adalah

Setelah mengetahui soft skill adalah hal penting yang sangat perlu disiapkan oleh kamu selain hard skill, maka satu hal yang perlu kamu lakukan adalah memulai mengembangkannya. Softskill adalah hal yang tidak ada gunanya kamu ketahui tanpa kamu praktikkan.

Latihan dalam pengembangan soft skill tidak perlu harus mengikuti kelas berbayar. Kamu cukup berlatih dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga: 8 Bisnis Online Tanpa Modal dan Terbukti Membayar

Recommended For You

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.